Dikutip dari buku Reuni Ahli Surga: Sejumlah Amalan Penting Penghuni Surga Saat di Dunia oleh Ahmad Abi Al-Musabbih disebutkan bahwa membangun masjid merupakan suatu amalan yang dapat menjadi penyebab seseorang masuk surga.
Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah: 245:
مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Arab-Latin: Man żallażī yuqriḍullāha qarḍan ḥasanan fa yuḍā'ifahụ lahū aḍ'āfang kaṡīrah, wallāhu yaqbiḍu wa yabṣuṭu wa ilaihi turja'ụn
Artinya: Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
Ayat di atas menggambarkan bahwa berniaga dengan Allah SWT melalui sedekah membangun masjid akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Tentunya hal ini harus diiringi dengan niat yang tulus semata-mata hanya mengharapkan kebaikan dari Allah SWT.
Keutamaan Membangun Masjid
1. Dibangunkan rumah megah di surga
Di dalam suatu riwayat dari Jabir bin 'Abdillah r.a., Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat
burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti
itu pula di surga." (HR. Ibnu Majah).
Hadits ini memberikan sebuah gambaran betapa Allah SWT tidak menilai kuantitas
seseorang dalam bersedekah, tetapi melihat ketulusan dan keikhlasannya. Sebuah
sedekah di jalan Allah SWT, walaupun terbilang kecil tetapi tetap mendapatkan
balasan pahala besar.
2. Masuk dalam golongan orang beriman
Keutamaan lain apabila bersedekah membangun masjid adalah mendapatkan kemuliaan
atau tergolong sebagai orang yang beriman.
Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an surat At Taubah ayat 18:
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَٰجِدَ ٱللَّهِ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ
ٱلْءَاخِرِ وَأَقَامَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَى ٱلزَّكَوٰةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا
ٱللَّهَ ۖ فَعَسَىٰٓ أُو۟لَٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُهْتَدِينَ
Arab-Latin: Innamā ya'muru masājidallāhi man āmana billāhi wal-yaumil-ākhiri wa
aqāmaṣ-ṣalāta wa ātaz-zakāta wa lam yakhsya illallāh, fa 'asā ulā`ika ay yakụnụ
minal-muhtadīn
Artinya: Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang
beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat,
menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka
merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang
mendapat petunjuk.
3. Pahala yang terus mengalir
Dengan membangun masjid, seorang umat muslim akan mendapatkan pahala yang terus
mengalir layaknya air sungai yang alirannya deras.
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda:
"Pahala amalan dan kebaikan yang bakal menghampiri seorang mukmin
sepeninggalnya--beliau menyebutkan di antaranya, (yakni) mushaf yang ia
tinggalkan,
masjid yang ia bangun, rumah untuk orang yang dalam perjalanan yang ia bangun,
sungai yang ia alirkan, atau sedekah yang ia keluarkan dari hartanya di kala
sehat dan hidupnya, maka ia akan menghampirinya sepeninggalnya." (HR. Ibnu
Majah).
Baca juga:
Kisah Budak yang Batal Masuk Neraka Akibat Sedekah
4. Mendapat naungan di akhirat
Disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya:
"Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga
diputuskannya perkara-perkara di antara manusia." (Al-Musnad).
Allah SWT akan memberikan keuntungan yang berlipat-lipat kepada hamba-Nya yang
rela dan ikhlas berniaga dengan Allah SWT. Pahala yang berlipat ganda tersebut
Allah berikan tidak hanya di akhirat tetapi juga di dunia.
Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 261
مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ
أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ
يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Arab-Latin: Maṡalullażīna yunfiqụna amwālahum fī sabīlillāhi kamaṡali ḥabbatin
ambatat sab'a sanābila fī kulli sumbulatim mi`atu ḥabbah, wallāhu yuḍā'ifu
limay yasyā`, wallāhu wāsi'un 'alīm
Artinya: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang
menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang
menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat
gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Firman Allah SWT tersebut juga senada dengan hadist Rasulullah SAW:
"Barang siapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata
pencaharian yang baik dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik, maka
sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian
dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian memelihara
anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi (besar) seperti gunung." (HR.
Bukhari dan Muslim).
Demikian beberapa keutamaan dari amalan membangun masjid. Semoga Allah SWT
limpahkan nikmat dan rezeki halal serta berlimpah agar kita sebagai umatnya
mampu melaksanakan amalan ini.









0 komentar:
Posting Komentar